Teknik & Contoh Penulisan yang Dipakai Komika Nasional & Dunia – Versi dalam Pemahaman Kaidah Bahasa Indonesia
kandidat-kandidat.com | Rabu, 18 Feb 2026, 15:23 WIB| DikRiz
— KOTA JAKARTA | Dalam dunia stand-up comedy, menulis materi itu ada rumus dasarnya. Bakat memang membantu, tapi teknik adalah senjatanya.Hampir semua komika — dari panggung kafe kecil sampai special Netflix — memakai formulasi yang mirip.
Mari mulai dari rumus paling dasar dulu: 👇
Rumus Paling Sederhana
Jokes Writing = Premis + Setup + Punchline
Premis → Ide utama yang mau dibahas
Setup → Pengantar / penggiringan logika penonton
Punchline → Ledakan lucu / kejutan di akhir
Contoh sederhana:
Premis: Diet biar badan gue gak gembrot.
Setup: “Gue udah diet seminggu… turun 2kilo...”
Punchline: “Timbangannya gue ganti.”
Rumus Umum Komedi
Tragedi + Waktu = Komedi
Artinya: Hal yang dulu menyakitkan, kalau sudah lewat waktunya, bisa jadi lucu.
Contoh:
Dulu ditolak gebetan = sakit
5 tahun kemudian = materi open mic
19 Teknik Menulis Materi Jokes
1. Observational Comedy
Mengangkat keresahan sehari-hari.
Contoh topik:
Antrean BPJS,
emak-emak arisan,
warganet +62.
2. Relatable Joke
Materi yang “gue banget” bagi penonton.
Semakin banyak yang merasa: “Ini hidup gue!” → makin pecah.
3. Self-Deprecating
Ngeledekin diri sendiri.
Aman + bikin penonton simpatik.
4. Exaggeration (Hiperbola)
Dilebih-lebihkan sampai absurd.
Contoh:
“Macetnya Bekasi itu… Google Maps aja nyerah, suruh pasrah.”
5. Misdirection
Digiring serius → dibelokkan lucu.
Kunci: kejutan logika.
6. Act Out
Lucunya dari gerakan/ekspresi, bukan kata.
Dipakai komika yang teatrikal.
7. One Liner
Joke super pendek, sekali tembak.
Biasanya padat & cerdas.
8. Rule of Three
Pola 3 kalimat — lucunya di kalimat ke-3.
Contoh:
Saya rajin nabung
Saya hemat
Saya nabungnya di ShopeePay
9. Comparison Joke
Membandingkan 2 hal beda jauh.
10. Analogi Absurd
Logika nyambung tapi konyol.
Contoh:
“Move on itu kayak Wi-Fi… susah kalau masih nyambung password lama.”
11. Callback
Punchline lama dipanggil lagi di akhir set.
Efeknya berlipat.
12. Character Comedy
Pakai persona/karakter khusus.
Misal: sotoy, lugu, intelek, dsb.
13. Satire / Kritik Sosial
Lucu tapi nyentil pemerintah, budaya, politik.
Butuh cerdas + hati-hati.
14. Dark Comedy
Bahas topik sensitif tapi dibungkus lucu.
Kunci: timing & empati.
15. Wordplay (Permainan Kata)
Lucu dari plesetan bahasa.
Contoh:
“Jomblo itu bukan kutukan… cuma status yang belum update.”
16. Storytelling Comedy
Joke dibungkus cerita panjang.
Punchline bisa banyak di tengah & akhir.
17. Improvisasi Crowd Work
Interaksi langsung dengan penonton.
Tidak ditulis, tapi tetap pakai teknik setup-punchline.
18. Reversal
Membalik ekspektasi umum.
Contoh:
“Katanya cinta itu buta… pantes gue ditolak, dia gak bisa lihat gue.”
19. Tagline / Punchline Beruntun
Satu setup → banyak punchline.
Dipakai buat “machine gun laugh”.
3 Contoh Jokes Populer Komika Nasional
(Dipahami dalam konteks Bahasa Indonesia)
1️⃣ Raditya Dika
Premis: Pacaran anak muda
“Pacaran zaman sekarang itu ribet.
Dikit-dikit ‘kamu berubah’.
Lah… ya iyalah berubah.
Masa dari awal pacaran sampai sekarang… gue tetap miskin?”
Teknik: Observational + Self-Deprecating + Misdirection
2️⃣ Pandji Pragiwaksono
Premis: Nasionalisme
“Orang Indonesia itu kreatif.
Buktinya…
Lampu merah aja bisa jadi ladang pekerjaan.”
Teknik: Satire + Observational
3️⃣ Ernest Prakasa
Premis: Stereotip Tionghoa
“Saya sering dibilang pelit.
Padahal enggak…
Saya cuma lebih sayang uang saya… daripada orang lain.”
Teknik: Self-Deprecating + Reversal
Penutup
Menulis materi stand-up itu bukan soal lucu dulu — tapi soal struktur dulu.
Ingat 3 kunci utama:
Rumus dasar: Premis + Setup + Punchline
Rumus universal: Tragedi + Waktu = Komedi
Teknik: Pilih 1 dari 19 gaya, lalu eksplor. [■]
Tags
Ilmu Pengetahuan
Literasi
Materi Komedi
Materi Stand Up Comedy
Narasi
Standup Comedy
Teknik
Teknik Menulis
