iklan banner gratis
iklan header
iklan header banner
Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Pasatama Institute Gembleng Kru Dapur di MBG Bekasi: Teknik, Manajemen & Etika

iklan banner AlQuran 30 Juz

Dapur MBG Naik Kelas! 20 Chef “Digodok” Sertifikasi BNSP, Masakan Kini Tak Bisa Asal Tumis, Goreng, Rebus & Ungkeb Aja


Kalau biasanya dapur identik dengan bawang, cabai, dan drama pesanan mepet, kali ini yang panas justru ruang pelatihannya. Pasatama Institute menggelar sertifikasi chef BNSP bagi 20 kru Dapur MBG, demi memastikan hidangan yang tersaji bukan cuma enak, tapi juga berstandar nasional.

 — KOTA BEKASI | Bukan aroma masakan resto, tapi aroma profesionalisme tampaknya yang keluar dari wajan panas, tapi juga dari ruang pelatihan.

Itulah yang terasa saat Pasatama Institute menggelar pelatihan dan sertifikasi kompetensi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) bagi para juru masak Dapur MBG di Hotel Amaroossa Grande, Bekasi, pada 7–8 Februari 2026.

Program bertajuk “SDM Unggul Dapur MBG” ini diikuti 20 peserta terpilih — jumlah yang memang sengaja dibuat eksklusif. Bukan karena dapurnya sempit, tapi supaya proses “naik kelas” para kru dapur bisa lebih fokus, matang, dan tidak setengah-setengah… apalagi setengah matang.

Selama dua hari, para peserta digembleng dalam skema Chef de Partie dan Cook Helper, dua posisi kunci yang sering dianggap “mesin senyap” di balik lezatnya sebuah hidangan. Padahal tanpa mereka, dapur bisa lebih tegang dari final MasterChef.

Direktur Utama Pasatama Institute, Coach Arsyam, menegaskan bahwa transformasi kualitas Dapur MBG tidak cukup hanya mengandalkan resep turun-temurun atau feeling “kira-kira enak”.


Penting bagi setiap juru masak Dapur MBG mengikuti pelatihan chef profesional untuk meningkatkan standar kualitas yang lebih baik dan profesional. Kami ingin memastikan setiap hidangan yang keluar dari dapur memenuhi standar tinggi,” ujarnya.

Agar pelatihan tidak sekadar teori rasa, Pasatama Institute menggandeng chef profesional dari Indonesian Chef Association (ICA).

Para chef ini memberikan pembekalan mulai dari teknik memasak profesional, manajemen dapur, hingga etika kerja — karena di dapur modern, sikap juga harus “well done”, bukan cuma steak-nya.


Hasilnya, 20 peserta kini resmi mengantongi sertifikasi kompetensi BNSP — pengakuan formal yang menandakan mereka bukan sekadar bisa masak mie instan level dewa, tapi juga siap bersaing di industri kuliner profesional.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pasatama Institute dalam membangun ekosistem Dapur MBG yang andal, berstandar, dan siap menopang kualitas pangan nasional — karena masa depan bangsa, rupanya juga ditentukan dari apa yang keluar dari dapur.


Sebagai lembaga pengembangan SDM, Pasatama Institute sendiri fokus pada pelatihan vokasi dan sertifikasi profesi, dengan misi mencetak tenaga kerja Indonesia yang kompeten, kompetitif, dan tentu saja… tidak panik saat pesanan datang bersamaan. [■] 

Reporter: NMR Redaksi - Editor: DikRizal/JabarOL
iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner

Chief Editor

Jurnalis yang suka standup comedy

Posting Komentar

Silakan beri komentar yang baik dan sopan

Lebih baru Lebih lama