Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Ditpolairud Polda Metro Jaya Amankan Tiga Pengedar Narkoba di Muara Baru

iklan banner AlQuran 30 Juz banner #1 AlQuran 30 Juz

Kombes Pol Mustofa Tegaskan Komitmen Ditpolairud Polda Metro Jaya Berantas Peredaran Obat Keras Ilegal

kandidat-kandidat.com | Sabtu, 6 Juni 2026, 12:05 WIBNMR/DR

Nama Kombes Pol Mustofa kembali menjadi sorotan. Mantan Kapolres Metro Bekasi itu menunjukkan taringnya di posisi baru sebagai Direktur Polairud Polda Metro Jaya setelah mengungkap dugaan peredaran obat keras ilegal di kawasan Pelabuhan Muara Baru yang melibatkan ribuan butir obat tanpa izin.

 — JAKARTA | Mantan Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Mustofa, SIK., MH. yang kini mengemban amanah sebagai Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Metro Jaya, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.

Melalui jajaran Ditpolairud Polda Metro Jaya, ia berhasil mengungkap dugaan peredaran obat keras ilegal di kawasan Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan oleh Subdirektorat Penegakan Hukum (Subdit Gakkum) Ditpolairud Polda Metro Jaya pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 18.13 WIB di Jalan Muara Baru, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara.


Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tiga orang berinisial JA (23), N (45), dan RR (28) yang diduga terlibat dalam praktik peredaran sediaan farmasi tanpa izin.

Selain itu, petugas juga menyita ribuan butir obat keras yang diduga diperjualbelikan secara ilegal.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 8.000 butir Tramadol, 8.000 butir Hexymer dalam kemasan botol, 3.814 butir Hexymer dalam paket kecil, 3.430 butir Trihexyphenidyl, serta 40 butir Mersi Riklona.

Kombes Pol Mustofa menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya dugaan peredaran obat keras tanpa izin dan tanpa resep dokter di kawasan pelabuhan.

"Berbekal informasi tersebut, anggota melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap kapal yang akan berlayar dari Pelabuhan Muara Baru.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan seorang anak buah kapal yang menyimpan obat keras jenis Hexymer untuk diperjualbelikan kembali kepada ABK kapal lainnya," ujar Mustofa.

Hasil pendalaman kemudian mengarah pada sebuah toko di kawasan Muara Baru yang diduga menjadi lokasi penjualan obat-obatan keras tanpa izin.

Dari lokasi tersebut, petugas menemukan ribuan butir obat keras yang kemudian diamankan sebagai barang bukti.

Menurut Mustofa, peredaran obat keras ilegal merupakan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat sekaligus berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


"Peredaran obat-obatan keras secara ilegal sangat berbahaya karena rentan disalahgunakan. Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku yang mencari keuntungan dengan mengorbankan keselamatan masyarakat," tegasnya.

Ia menambahkan, Ditpolairud Polda Metro Jaya akan terus meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum, khususnya di wilayah perairan, pelabuhan, dan kawasan pesisir yang kerap dimanfaatkan sebagai jalur distribusi berbagai barang ilegal.

"Kami berkomitmen untuk terus melakukan penindakan terhadap peredaran obat keras ilegal sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari penyalahgunaan obat-obatan berbahaya," tambahnya.

Saat ini ketiga terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Ditpolairud Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Penyidik juga akan melakukan pemeriksaan saksi, gelar perkara, serta pengujian laboratorium terhadap barang bukti guna memperkuat pembuktian hukum.

Kasus tersebut diselidiki berdasarkan dugaan pelanggaran Pasal 435 dan/atau Pasal 436 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Di bawah kepemimpinan Kombes Pol Mustofa, Ditpolairud Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus hadir menjaga keamanan wilayah perairan sekaligus menindak berbagai bentuk kejahatan yang mengancam keselamatan masyarakat. [■]

Reporter: NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner

ChiefEditor

Jurnalis yang suka standup comedy

Posting Komentar

Silakan beri komentar yang baik dan sopan

Lebih baru Lebih lama