BMDS Ukir Prestasi di Turnamen Badminton Pemuda Katolik: Ganda Putri Juara I, Ganda Putra Juara III
kandidat-kandidat.com | Senin, 24 Agt 2026, 10:58 WIB |BERNARD
— JAKARTA | Delegasi Dewan Pimpinan Nasional Barisan Muda Damai Sejahtera (DPN BMDS) mencatat prestasi membanggakan dalam Turnamen Badminton yang diselenggarakan Pengurus Pusat Pemuda Katolik di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senayan, Jakarta.
BMDS Bikin Lapangan Badminton Jadi “Panggung Persatuan”: Ganda Putri Juara I, Ganda Putra Ikut Naik Podium! Bukan cuma raket yang beradu, 39 organisasi kepemudaan ikut dipertemukan. BMDS pulang membawa dua trofi dari Turnamen Badminton Pemuda Katolik.
— JAKARTA | Delegasi Dewan Pimpinan Nasional Barisan Muda Damai Sejahtera (DPN BMDS) mencatat prestasi membanggakan dalam Turnamen Badminton yang diselenggarakan Pengurus Pusat Pemuda Katolik di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senayan, Jakarta.Dalam turnamen yang berlangsung pada 21–23 Agustus 2026 tersebut, tim ganda putri BMDS berhasil merebut Juara I, sementara pasangan ganda putra BMDS meraih Juara III. Prestasi itu sekaligus menempatkan BMDS sebagai salah satu delegasi yang mampu membawa pulang lebih dari satu penghargaan dalam ajang yang mempertemukan puluhan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan.
Pada nomor ganda putri, pasangan Joanne Purusatami Putri Handoko dan Aulina Cheryl Gloria tampil solid sejak babak final. Menghadapi pasangan dari Generasi Muda Mathla’ul Anwar (GEMA MA), keduanya mengunci kemenangan dua gim langsung.
Joanne dan Aulina memenangkan gim pertama dengan skor 21–12, kemudian menuntaskan gim kedua dengan skor 21–10. Hasil tersebut memastikan pasangan BMDS berdiri di podium tertinggi sebagai juara turnamen.
Sementara itu, prestasi juga ditorehkan pasangan ganda putra BMDS, Rainhard Natanael Simanjuntak dan Natanael Maruliasi Simorangkir. Keduanya berhasil mengamankan posisi Juara III setelah mengalahkan pasangan dari GM KIARA.
Pertandingan tersebut dimenangi pasangan BMDS dengan skor 21–12 pada gim pertama dan 21–16 pada gim kedua.
Keberhasilan kedua tim tersebut mendapat apresiasi langsung dari Ketua Umum DPN BMDS Maruli Tua Silaban, yang hadir dalam prosesi penyerahan hadiah di Lapangan Badminton Kemenpora, Minggu (23/8/2026).
Bukan Sekadar Perebutan Juara
Turnamen badminton tersebut tidak hanya dirancang sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai ruang perjumpaan dan silaturahmi kebangsaan bagi generasi muda dari berbagai organisasi.
Mengusung tema “Bersatu dalam Sportivitas, Bergerak untuk Indonesia”, kegiatan tersebut digelar untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua Panitia, Anakletus Fasak, mengatakan sedikitnya 39 organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan berpartisipasi dalam turnamen tersebut. Peserta berasal dari berbagai organisasi kepemudaan tingkat nasional, organisasi kedaerahan hingga komunitas Orang Muda Katolik (OMK).
Menurut Fasak, tingginya partisipasi tersebut menunjukkan antusiasme generasi muda untuk mengisi kemerdekaan melalui kegiatan yang konstruktif.
“Kami bangga dan berterima kasih atas partisipasi aktif seluruh kawan-kawan pemuda. Animo yang besar ini menunjukkan keseriusan kita bersama dalam mengisi kemerdekaan Indonesia melalui olahraga,” ujar pria yang akrab disapa Etus tersebut.
Ia berharap para peserta tetap menjaga sportivitas, solidaritas dan persaudaraan meskipun berada dalam suasana kompetisi.
Pesan tersebut menjadi salah satu tujuan utama turnamen, yakni menjadikan olahraga sebagai ruang perjumpaan yang mampu mempertemukan anak muda dari berbagai latar belakang tanpa sekat organisasi.
Lapangan Badminton Menjadi Ruang Persatuan
Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, menegaskan bahwa turnamen tersebut tidak semata-mata berorientasi pada perolehan trofi.
Menurut Gusma, kompetisi olahraga dapat menjadi sarana konkret untuk merawat persatuan nasional karena memungkinkan generasi muda bertemu, berinteraksi dan membangun solidaritas secara langsung.
“Persatuan Indonesia tidak cukup hanya diwacanakan dalam forum formal, tetapi harus dihidupi melalui ruang-ruang perjumpaan yang inklusif dan kreatif,” ujar Gusma.
Ia menilai lapangan badminton dalam turnamen tersebut menjadi gambaran kecil bagaimana perbedaan latar belakang organisasi dapat dipertemukan oleh sportivitas dan kecintaan terhadap Indonesia.
“Lapangan badminton hari ini menjadi saksi bahwa perbedaan latar belakang organisasi dapat disatukan oleh sportivitas dan kecintaan terhadap tanah air,” lanjutnya.
Pada prosesi penyerahan hadiah bagi para juara, Gusma juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh organisasi yang telah mengirimkan delegasi, termasuk BMDS.
Ia mengapresiasi tidak hanya tim yang berhasil meraih podium, tetapi juga seluruh peserta yang telah menunjukkan sikap sportif, solid dan menjaga kebersamaan sepanjang pertandingan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Organisasi Kepemudaan tingkat nasional dan organisasi kemahasiswaan yang telah berpartisipasi dalam turnamen ini, seperti Bang Maruli Silaban dari BMDS yang mengantarkan timnya berhasil meraih juara,” kata Gusma.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh tim ganda putra dan putri dari masing-masing delegasi, baik yang berhasil meraih juara maupun yang belum memperoleh posisi podium.
Maruli Silaban: Momentum Memperkuat Jejaring Pemuda
Bagi DPN BMDS, dua prestasi tersebut menjadi capaian yang patut disyukuri sekaligus menjadi bukti bahwa aktivitas kepemudaan dapat dikembangkan melalui berbagai bidang, termasuk olahraga.
Ketua Umum DPN BMDS Maruli Tua Silaban mengaku bersyukur sekaligus bangga atas pencapaian para atlet yang mewakili organisasinya.
“Kita patut bersyukur kepada Tuhan atas keberhasilan tim ganda putri dari BMDS dengan pemain terdiri dari Joanne Purusatami Putri Handoko dan Aulina Cheryl Gloria yang berhasil menjadi Juara I. Serta bangga untuk tim ganda putra dengan pemain Rainhard Natanael Simanjuntak bersama dengan Natanael Maruliasi Simorangkir yang berhasil meraih Juara III,” kata Maruli kepada media, Senin (24/8/2026).
Menurut Maruli, keberhasilan tersebut bukan hanya persoalan kemenangan dalam pertandingan, tetapi juga menunjukkan bahwa organisasi kepemudaan memiliki ruang luas untuk membangun prestasi sekaligus memperkuat jejaring kebangsaan.
Ia pun memberikan apresiasi terhadap inisiatif Pengurus Pusat Pemuda Katolik yang menyelenggarakan turnamen tersebut dalam momentum peringatan HUT ke-81 RI.
“Kami dari Barisan Muda Damai Sejahtera berterima kasih dan mendukung kegiatan turnamen yang dilakukan Pemuda Katolik dalam momentum menyemarakkan HUT RI ke-81, karena dapat menjadi katalisator dan memberi dampak yang positif bagi organisasi kepemudaan di tingkat nasional,” ujar Maruli, yang berprofesi sebagai advokat.
Dari Kompetisi Menuju Kolaborasi
Turnamen tersebut pada akhirnya memperlihatkan bahwa kompetisi tidak harus berujung pada sekat antarkelompok. Justru sebaliknya, pertandingan dapat menjadi pintu masuk bagi lahirnya komunikasi, persahabatan dan kolaborasi baru di antara organisasi kepemudaan.
DPN BMDS sendiri membawa pulang dua capaian sekaligus: Juara I ganda putri dan Juara III ganda putra.
Namun, pesan yang lebih penting dari podium adalah bagaimana generasi muda dapat terus menemukan ruang bersama untuk berinteraksi di tengah keberagaman latar belakang.
Dengan demikian, semangat “Bersatu dalam Sportivitas, Bergerak untuk Indonesia” tidak berhenti sebagai slogan turnamen. Ia menjadi pesan bahwa persatuan dapat dibangun dari ruang-ruang sederhana—termasuk dari lapangan badminton—ketika kompetisi dijalankan dengan sportivitas, kebersamaan dan kecintaan terhadap tanah air.
KET. FOTO: Ketua Umum DPN BMDS, Maruli Tua Silaban (tengah, mengenakan baju kuning), memegang trofi bersama tim ganda putri BMDS yang meraih Juara I, Joanne Purusatami Putri Handoko dan Aulina Cheryl Gloria, serta tim ganda putra BMDS, Rainhard Natanael Simanjuntak dan Natanael Maruliasi Simorangkir, seusai menerima hadiah di Lapangan Badminton Kemenpora, Senayan, Jakarta, Minggu (23/8/2026).//FOTO: SIM. [■]
Tags
Cabor
Cabor Badminton
Kemenpora
Olahraga
Pemuda Katolik
Turnamen
Turnamen Badminton
Turnamen Bulu Tangkis
