contoh iklan header
Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Gelora, Partai Baru Paling Stabil di Kota Bekasi Adakan Halal Bi Halal

Dedy Miing Gumelar & M. Kurniawan Berbagi Pengalaman Jadi Aleg dengan Edukasi Politik Beretika kepada Kader

kandidat-kandidat.com, Ahad 21 Mei 2023, 12:04 WIB, OmDik & WidyM

Ketua DPD Partai Gelora yang baru, Ust. Muhammad Kurniawan, dan bacaleg Gelora DPR RI, Tb. Dedy Miing Gumelar pada Halal bi Halal DPD Partai Gelora Kota Bekasi di RM Wulansari 21/5/2023 (Foto: FutuBendio)

BEKASI,  bksOL - Tak banyak orang di Bekasi yang tahu betapa partai baru Gelora ini telah mengalami gonjang-ganjing yang luar biasa di tahun politik 2023 ini.


Partai berwarna biru muda dan merah putih ini sekarang sudah punya Ketua DPD yang baru dan langsung mengadakan acara Halal bi Halal kader & bacaleg DPD Partai Gelora Kota Bekasi di RM Wulansari, Minggu, 21/5/2023.



Ust. M. Kurniawan, Ketua DPD Partai Gelora Kota Bekasi yang Baru berikan sambutan khusus di depan para bacaleg, fungsionaris dan kader partai dalam acar Halal bi Halal di RM Wulansari 21/5/2023. (Foto: DikRiz)



Efek positif dengan menangnya Indonesia sebagai juara sepakbola di SeaGames 2023 Kamboja membuat euphoria tersendiri bagi bangsa ini selama beberapa saat dan event nasional yang biasa ini mungkin lebih sering didengar oleh warga Bekasi.



Daripada hiruk pikuknya pergantian pengurus di tubuh DPD Partai Gelora Kota Bekasi yang sebelumnya dipimpin oleh Ariyanto Hendrata dan kini berganti dengan pimpinan barunya DPD Kota Bekasi diketuai oleh M. Kurniawan dan Sekjen DPD Partai Gelora Kota Bekasi, Delfa. 

Bukti betapa stabilnya partai baru ini adalah gonjang-ganjing di tubuh struktur pengurus partai Gelora DPD Kota Bekasi tidak tercium oleh publik dan awak media sama sekali, bahkan nyaris terdengar tanpa ombak.


Cuma sekadar riak kecil di sungai pemberitaan politik, namun secara keseluruhan justru acara yang berjalan mulus dan lancar ini menunjukkan kepada publik, internal partai Gelora di kota Bekasi telah berhasil memberikan edukasi politik untuk lingkarannya sendiri meskipun diguncang konflik.



M. Kurniawan, Ketua DPD Partai Gelora Kota Bekasi dan Sekjen DPD Delfa berfoto bersama bacaleg DPR RI, Tb. Dedy Miing Bagito pada acara Halal bi Halal di RM Wulansari 21/5/2023. (Foto: WidyMar).


Acara Halal bi Halal ini pun dimulai dengan hiburan musik akustik sebagai pembuka acara lalu diikuti dengan sambutan Ketua DPD Partai Gelora, M. Kurniawan yang berbagi kiat memenangkan pemilu sebagai pembekalan bagi para bacaleg dimana mereka harus punya semangat juang tinggi tanpa membutuhkan biaya yang banyak.


Bahkan dirinya mencontohkan biaya kampanye dirinya yang tak mencapai dana milyaran, namun dia berhasil duduk di DPRD Kota Bekasi pada periode 2014 lalu.


"Saya buktinya hanya mengeluarkan uang sampai 150jutaan saja, tapi dengan perjuangan saya ini, alhamdulillah bisa duduk di dewan," ujarnya depan para kader untuk menyemangati para bacaleg tentang perlunya mesiu uang tapi bukan persyaratan utama sebagai bacaleg pejuang yang punya militansi tinggi.

Ustadz Muhammad Kurniawan pun memberi contoh seperti anggota legislatif dari partai lain yang keluarganya pemilik resto terbesar di Bekasi yang telah keluar modal hingga lebih dari 5 milyar. Wajar bila pemilu kali ini 2024, sang aleg partai kuning tersebut tidak berminat mencalonkan diri lagi. Politik berbiaya sangat mahal memang bukan pilihan nyaman.


 
Hiburan musik akustik kader partai Gelora DPD Kota Bekasi di Halal Bi Halal RM Wulansari, Minggu 21/5/2023 (Foto: Futu Bendio)



Lalu sambutan berikutnya adalah pesan kebangsaan dari Bacaleg Gelora untuk DPR RI, Tb Dedy Miing Gumelar, yang menceritakan perjuangan dari parpol sebelumnya dimana dirinya tidak mau melakukan politik uang dengan memberikan amplop maupun sembako. Karena itu termasuk dari bagian riswah atau suap.


Sama seperti halnya makan daging babi, haram. Siapa pun yang memberi suap dan menerima suap dalam pemilu maka hukumnya haram bagi orang yang mengaku dirinya beriman dan muslim.

 

Hal ini pernah dirasakannya sendiri, dimana ketika ada ibu-ibu yang jadi konstituennya menanyakan, apakah yang akan diberikan oleh seorang caleg seperti Bang Miing Bagito kepada rakyat agar mau memilihnya?




Sementara dalam benak ibu itu hanya mau meminta amplop saja. Lalu Bang Miing pun memintanya untuk mengikuti dirinya ke mobil dan memberikannya amplop.

Ibu itu heran dan bertanya, "Hanya amplop saja Bang Miing? Mana isinya?" ujar sang ibu-ibu tua itu, lalu disambut gelak tawa para hadirin di RM Wulansari itu.


Menjawab pertanyaan ibu-ibu tua itu dengan bijak dan lembut caleg Dedy Miing Gumelar menjelaskan.


"Kan tadi Ibu minta amplop? Jika ibu mau dapat uang sedikit dalam amplop itu kemudian memilih saya tapi masa depan keluarga ibu hancur kemudian ibu dan saya nanti kena azab masuk neraka? Mau seperti itu?" ujar Bang Miing.

 

 

Karena apa yang ibu minta itu masuk kategori dosa riswah (suap). Barang siapa yang memberi suap dan menerima suap akan masuk neraka, tambah Miing lagi.



Nasihat politik dengan sentuhan komedi reliji yang diberikan Tb. Dedy Miing Gumelar ini jadi sebagai pesan politik kepada semua bacaleg agar melakukan kampanye yang baik dan jujur serta tidak melakukan pelanggaran pemilu yang bisa terkena sanksi melanggar aturan KPU. Apalagi jika ini berkaitan dengan politik uang yang membuat pelakunya (suap atau riswah) mendapat ancaman azab di neraka. Sebuah nasihat yang serius & baik.[■]

Reporter: WidyMar, Editor: SidikRizal


Kandidat Calon Walikota Bekasi Heri Koswara

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
Kandidat Calon Walikota Bekasi, Heri Koswara