contoh iklan header
Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Keresahan Pekerja Konstruksi di Kota Padang, Sumbar Ini Unik Membakar Emosi

Firman Draviansyah: Santai aja, Karena Apa yang Kita Tanam, Pasti Itu Yg Kita Tuai

kandidat-kandidat.com - Selasa, 22 Agustus 2023, 07:15 WIB


Firman Draviansyah berfoto di depan lahan konstruksi yang sedang dikerjakannya, di Kota Padang, Sumbar pada Selasa pagi 22/8/2023. (Foto: DR)


PADANG, bksOL - Ditemui di lahan kerjanya di kawasan Kota Padang, pekerja fisik konstruksi ini tetap tampil tersenyum dan tak pernah berputus asa meski lelah tergurat dari wajahnyanyang pasti telah bekerja berat tanpa mengenal kata menyerah. Dia lah Firman Draviansyah, orang memanggil pekerjaannya kuli, tapi tak ada kata kehinaan dari sebuah pekerjaan yang halal dan memeras keringat, sepanjang itu bermanfaat hasilnya buat orang banyak. Berikut ini petikan wawancara dengan sang pekerja konstruksi yang tak kenal kata mundur hingga Selasa 22/8/2023 siang tadi.


“Assalam'mualaikum, Bang!” sapanya kepada bksOL ketika hendak memulai interviu dengannya, masih dengan keramahan seorang yang sorotan matanya menunjukkan dirinya tak mengenal lelah.


“Alhamdulillah, Saya sudah ada tiga puluh setengah hari bekerja sebagai Pekerja Harian dengan Mandor, dari Jatim,” bukanya sebagai perkenalan,” beber Firman.


Firman bekerja di sebuah perusahaan jasa pengerjaan fisik konstruksi sipil dengan Sub Kontraktor, PT Setiawan Bakti Jaya, untuk Pembangunan Gedung PT Tempo Padang, atas biaya APBN, seperti yang diketahui PT Tempo Padang adalah perusahaan Farmasi terkemuka di Indonesia dan sedang membuka banyak cabang perkantoran di seluruh pelosok Indonesia.


Berapa besar gaji tenaga kasar atau kuli konstruksi sipil di kota Padang, Firman menjelaskannya tanpa sungkan, “Dengan gaji sebesar 120 ribu per hari,” ungkapnya dan diakuinya itupun tanpa adanya upah lembur.


Pekerjaan konstruksi sipil yang sedang dijalaninya berada di Jln. Khatib Sulaiman, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Dan ketika dirinya ditanya mengapa jika pekerjaannya itu berat, tapi tetap menjalaninya?




“Daripada nganggur total tanpa ada pemasukan tetap ya mendinganmsaya ambil pekerjaan ini, alhamdulillah masih halal dan semoga berkah meskipun lelah, Bang!?” ungkapnya prihatin.


Apakah dia sudah mencoba melamar kerja di lain tempat? Dengan spontan dia menjawab, “Padahal saya sudah kemana-mana melamar pekerjaan kontrak atau tetap, selama sembilan tahun ini ke kantor pemerintah juga swasta non Pemerintah atau ke PT-PT sampai BUMN, juga PT-PT di BUMD bahkan PT-PT Swasta, termasuk perusahaan kategori CV Swasta,” ungkapnya lebih rinci.


Tak ketinggalan dirinya melamar kerja di beberapa hotel dan lain-lain tempat di Kota Padang, tapi surat lamarannya tak kunjung juga mendapat respon panggilan interviu.


“Sudah banyak saya masukkan surat lamaran ke tempat yang saya sebut tadi, tapi tidak pernah dipanggil-panggil untuk interview,” jelasnya kecewa. “Padahal seluruh dokumen sertifikat-sertifikat dan surat-surat pengalaman kerja asli, juga lengkap,” imbuhnya lagi.


Dokumen pendukung seperti sertifikat, serta surat pengalaman kerjanya di sektor Migas juga Non Migas, bahkan sampai pengalaman kerja di Hotel, sejak tahun 2006-2014, “ADA APA???” tanyanya kecewa.


Beryukurnya, sekarang ini dirinya sudah akan memulai pekerjaannya senagai tenaga pekerja konstruksi sipil untuk Tahap Pembangunan Gedung  PT Tempo Kota Padang, provinsi Sumbar, dan dia berkomentar kembali bersemangat, “Gas Pool, Bang... InsyaAllah, ke depannya seluruh proyek Pembangunan baik dati pembiayaan APBN, APBD ataupun SWASTA di Seluruh Kota Padang, Provinsi Sumatera bisa berjalan lancar tanpa terkecuali,” tambahnya lagi.


Dan tetap selamat, aman, lancar dan tepat waktu. Semoga tidak ada masalah baik kecil maupun besar yang bisa dianggap melanggar SOP, apalagi UUD & Hukum di Republik Indonesia, katanya bersemangat.


Dan dirinya pun berharap dan berdoa agar menurunnya angka kemiskinan, “Agar bisa berkurang dan tidak ada lagi kenaikan angka-angka Kemiskinan dan angka Kebodohan karena masih banyaknya pembodohan, pengangguran, KKN, Terorisme, Kriminalitas, Narkoba, Prostitusi, Kekerasan dan Pelecehan Seksual pada Wanita juga Anak-anak, dan lin-lainnya di Kota Padang ini!”


Pesan Firman terakhir yang sudah mulai terdengar seperti kalimat klise calon anggota dewan, “Tetaplah selalu jujur, semangat dan selalu mengikuti SOP (Standard Operation Procedure), juga memperhatikan Safety, tetap profesional, berintegritas, elegan dan selalu berbagi walaupun dalam keadaan sesulit apapun, ya!?” pungkasnya, sambil meneriakkan, “Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar!!! Pancasila, Pancasila, Pancasila... Merdeka...! Aamiin” [*]

Reporter: DR, Editor: NurMuhammad

Kandidat Calon Walikota Bekasi Heri Koswara

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
Kandidat Calon Walikota Bekasi, Heri Koswara