iklan banner gratis
iklan header iklan header banner iklan header banner
Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Tren Penguatan Toleransi Kota Bekasi Temukan Momentumnya di Awal 2026

Natal PWI Bekasi Raya, Toleransi Menguat: Pers, Pemkot, dan Harapan Kembalinya Bekasi ke 5 Besar Nasional


Setelah Perayaan Natal ASN Pemkot Bekasi yang kembali digelar usai hampir lima tahun vakum, kini gaung serupa datang dari kalangan pers, termasuk apresiasi tinggi datang dari pimpinan umum satukanindonesia.com, Maruli Tua Silaban, SH, MH. kepada Ketua Panpel dan Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin.

 — KOTA |  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya menggelar Ibadah Ucapan Syukur Natal 2025 dan Awal Tahun Baru 2026, Rabu (14/1/2026), yang dinilai menjadi penguat iklim kebhinekaan sekaligus sinyal positif bagi perbaikan peringkat Kota Bekasi sebagai Kota Toleran.

Apresiasi tinggi datang dari pemilik dan pimpinan umum SatukanIndonesia.com, Maruli Tua Silaban, SH, MH.

Pemilik media online SatukanIndonesia.com ini menilai langkah Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin telah berhasil mengangkat kembali marwah organisasi, sekaligus menunjukkan bahwa PWI Bekasi Raya hadir sebagai rumah besar yang memberi perhatian setara bagi seluruh elemen RAS (agama, suku, dan sosial).


Menurut Maruli, penyelenggaraan perayaan Natal yang melibatkan dan memuliakan wartawan Kristiani bukan hanya soal perayaan keagamaan, tetapi mencerminkan kepemimpinan organisasi yang inklusif dan matang.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut membuat PWI Bekasi Raya tampil lebih solid, berwibawa, dan relevan dengan semangat kebhinekaan yang kini kembali dibutuhkan Kota Bekasi.

Maruli juga melihat pola dan tren yang sama tengah tumbuh di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, khususnya dengan kembali digelarnya perayaan Natal ASN yang dihadiri langsung Wakil Walikota Bekasi di Gedung Pemkot Bekasi sendiri, pada Jumat (9/1/2026) lalu.


Menurutnya, kesamaan arah antara pers dan pemerintah daerah inilah yang berpotensi membentuk pengaruh positif yang kuat terhadap iklim toleransi secara keseluruhan.

Ketika organisasi pers dan pemerintah daerah berjalan pada frekuensi yang sama dalam merawat toleransi, dampaknya tidak hanya simbolik, tapi struktural. Ini modal penting untuk mengembalikan status Kota Bekasi ke peringkat toleransi yang lebih baik, seperti yang pernah dicapai pada 2022,” menjadi substansi penilaian Maruli.

Ia juga menyinggung keterpurukan Kota Bekasi pada 2024 yang berdampak pada turunnya peringkat toleransi hingga posisi 7 secara nasional, dan menilai bahwa rangkaian kegiatan toleransi di awal 2026 ini bisa menjadi titik balik yang nyata, bukan sekadar kosmetik citra.

Natal PWI Bekasi Raya: Dari Ibadah ke Pesan Sosial

Ibadah Ucapan Syukur Natal 2025 dan Awal Tahun Baru 2026 PWI Bekasi Raya digelar khidmat di Sekretariat PWI Bekasi Raya, Jalan Rawa Tembaga II, Margahayu, Bekasi Selatan.

Mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan silaturahmi antar insan pers.


Ibadah dipimpin oleh Pdt. Sudirman Manalu, M.Th, yang dalam khotbahnya menekankan pentingnya peran Tuhan dalam menjaga keutuhan keluarga di tengah kompleksitas tantangan zaman.

Ia menyebut keluarga sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat, yang ketika dijaga dengan nilai spiritual, akan melahirkan kedamaian sosial.

Ketua Panitia Maruap Sianturi menyampaikan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat gotong royong seluruh anggota PWI Bekasi Raya.

Ia menegaskan bahwa Natal bukan sekadar seremoni rohani, melainkan momentum syukur dan kebersamaan menyongsong tahun 2026 dengan semangat baru.

Sementara itu, Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin menegaskan bahwa kegiatan keagamaan merupakan bagian dari strategi memperkuat soliditas organisasi.

Ia berharap nilai-nilai kasih, profesionalisme, dan integritas terus menjadi fondasi PWI Bekasi Raya dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Pemkot Bekasi: Sinyal Sejalan
Perwakilan Pemerintah Kota Bekasi, Marwah Zaitun selaku Kepala Bidang Ketahanan EkonomiKesbangpol Pemkot Bekasi, yang hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi atas peran aktif wartawan dalam menjaga kondusivitas informasi di wilayah Bekasi.
Ia menegaskan bahwa PWI merupakan mitra strategis Pemkot, terutama dalam menciptakan narasi publik yang menyejukkan.

Marwah Zaitun juga mengungkapkan bahwa Kota Bekasi saat ini tengah dalam proses penilaian Kota Toleran, sehingga dukungan seluruh elemen, termasuk insan pers, sangat dibutuhkan agar predikat tersebut dapat diraih kembali dengan hasil yang lebih baik.

Toleransi Sebagai Gerakan Bersama
Rangkaian perayaan Natal di lingkungan Pemkot Bekasi dan PWI Bekasi Raya menunjukkan bahwa toleransi di Kota Bekasi mulai bergerak dari simbol ke kolaborasi lintas sektor.


Ketika birokrasi dan pers sama-sama membuka ruang keberagaman, publik melihat bukan hanya niat, tetapi arah.

Jika konsistensi ini dijaga, Kota Bekasi tidak hanya berpeluang keluar dari bayang-bayang peringkat 7, tetapi kembali menempatkan diri sebagai salah satu kota dengan iklim toleransi terbaik di Indonesia. [■] 

Reporter: Henk Siregar Redaksi - Editor: DikRizal/JabarOL
Kandidat Calon Walikota Bekasi Heri Koswara
iklan header

Post a Comment

Silakan beri komentar yang baik dan sopan

Lebih baru Lebih lama
Banner Iklan Kandidat square 2025