500 Paket Takjil Ludes Dalam Hitungan Menit, Pengendara: “Kirain Ditilang, Ternyata Dikasih Kolak!”
kandidat-kandidat.com | Senin, 2 Maret 2026, 13:05 WIB | NMR/DR
— KOTA BEKASI | Suasana di sekitar lampu merah Bandorasa mendadak berubah jadi “drive thru buka puasa”.
Kalau biasanya lampu merah bikin deg-degan karena takut kena tilang, Sabtu sore (7/3/2026) di Bandorasa, Kecamatan Cilimus, justru bikin senyum merekah. Soalnya, yang “menghadang” bukan polisi, tapi rombongan Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) yang membagikan takjil gratis!
— KOTA BEKASI | Suasana di sekitar lampu merah Bandorasa mendadak berubah jadi “drive thru buka puasa”.Ratusan pengendara yang awalnya cuma berniat pulang kerja atau ngabuburit santai, tiba-tiba disambut paket takjil hangat dari FWJI Korwil Kabupaten Kuningan.
Sebanyak 500 paket takjil dibagikan dalam kegiatan bertajuk “FWJI Korwil Kuningan Berbagi Takjil – Bersama Membangun Bangsa”. Tanpa perlu antri panjang atau isi formulir, cukup berhenti saat lampu merah—langsung dapat “bonus buka puasa”.
Seorang pengendara bahkan sempat nyeletuk, “Saya kira mau diperiksa surat-surat, ternyata malah dikasih makanan. Ini razia paling membahagiakan!”
Di balik aksi sosial yang terlihat santai ini, ternyata ada “drama dapur” penuh solidaritas.
Sekretaris Wilayah FWJI Korwil Kuningan, Dewa, mengungkapkan bahwa kegiatan ini murni hasil gotong royong—alias patungan rame-rame plus donasi.
“Alhamdulillah 500 paket takjil hari ini habis tanpa sisa. Ini bukti kalau niat baik, dompet tipis pun bisa jadi tebal… minimal tebal pahala,” ujar Dewa sambil tersenyum.
Ia juga menambahkan, kegiatan ini bukan sekadar bagi-bagi makanan, tapi juga ajang mempererat kebersamaan antar anggota. Jadi selain bagi takjil, sekalian “bagi keakraban”.
Ketua FWJI Korwil Kuningan, H. Ahmad Nurcahya, juga ikut angkat bicara. Ia mengapresiasi kekompakan para anggota yang turun langsung ke jalan, bukan sekadar jadi “wartawan di balik layar”.
“Kegiatan seperti ini harus terus dilanjutkan. Selain bermanfaat untuk masyarakat, juga jadi pengingat kalau wartawan bukan cuma jago nulis, tapi juga jago berbagi,” ungkapnya.
Menjelang waktu berbuka, suasana makin hangat. Senyum warga, klakson ringan tanda terima kasih, hingga sapaan singkat di pinggir jalan jadi bukti bahwa aksi sederhana ini punya dampak besar.
FWJI Korwil Kuningan pun berharap, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut—bukan cuma saat Ramadhan, tapi juga di momen-momen lain.



